Selasa, 03 November 2015

Malam satu suro

Malam satu suro menurut pendapat Ki Rekso Jiwo merupakan hari paling baik dan sakral dalam kejawen,satu suro merupakan tahun baru jawa dimana awal hidup baru manusia yang menyimpan banyak misteri dan kisah tentang hari itu,malam yang sangat sakral sehingga pada malam itu digunakan untuk mengelar acara tradisi spiritual oleh para ahli winasis kejawen hingga ritual gaib dikraton laut kidul,diantaranya merupakan hari dimana Bunda Ratu Kidul Mantu atau menikahkan putrinya,sehingga ada mitos yang melarang melakukan acara pernikahan pada malam satu suro


Malam satu suro
Malam satu suro
Banyak masyarakat pedesaan meyakini bahwa jika seseorang mengelar acara pernikahan pada malam satu suro akan berakibat kurang baik karena menyamai acara Kraton kidul,sehingga mempelai pria akan hilang dan dibawa kekerajaan laut selatan oleh lelembut atau mahluk halus,kemudian dihadapkan dan diserahkan pada Ibu Ratu Kidul
Hingga saat ini hal tersebut masih menjadi momok yang menakutkan diberbagai daerah,bahkan pada bulan suro banyak yang takut melakukan aktifitas penting.
seperti bepergian jauh,membangun rumah,menyunatkan anak dan masih banyak lagi.

Padahal bulan suro merupakan bulan yang sangat baik dimana hari itu adalah hari kehidupan baru atau awal kehidupan baru Nabi Nuh alaihi wasallam beserta kaumnya dan binatang binatang yang diselamatkan dari banjir bandang berminggu minggu, yang mana atas petunjuk Allah Subhana Wa Ta'alla,Nabi Nuh diperintahkan membuat bahtera atau kapal besar yang dapat menampung umat yang percaya kepadaNya,perbekalan serta binatang binatang agar tidak punah

Pada awalnya Nabi Nuh dianggap orang gila karena membuat bahtera atau kapal besar disaat musim kemarau,bukan hanya ejekan atau hinaan,bahkan kapal yang dibuat dikotori dengan sampah dan kotoran,namun  Nabi Nuh tetap iklas,yakin,percaya sepenuh hati dengan wahyu petunjuk yang beliau terima.
hingga orang orang yang mengotori bahtera tersebut terkena azab penyakit kulit yang mana dapat sembuh dengan membersihkan kapal dari kotoran yang mereka perbuat

Malam satu suro
Malam satu suro
Banjir bandang menenggelamkan gunung dan kejahatan yang merajai angkara murka didunia,bahkan putranya yang tidak patuh akan perintah Nya ikut tenggelam walaupun telah berlari mendaki puncak bukit dan tidak terselamatkan.
setelah berminggu minggu terapung apung,perlahan lahan banjirpun surut dan seluruh penumpang dapat mendarat,menginjakkan kaki digunung.
hari dimana seluruh penumpang kapal Nabi Nuh Alaihi wasalam turun ditetapkan sebagai tahun baru atau bulan as-shura,yang mana Allah Subhana Wa Ta'alla menetapkan ketentuannya dalam Meruwat alam semesta dengan menengelamkan  angkara murka atau segala keburukan didunia.

Oleh sebab itulah banyak para ahli winasis kejawen mengadakan ritual Ruwatan guna membersihkan segala sesuatu yang dapat berdampak kesialan hidup atau menghambat kesuksesan,Atas izin dan kuasa Allah,insya allah segala sesuatu yang menyebabkan kesialan hidup dan atau penghambat kesuksesan dapat sirna dengan Ruwatan dibulan suro.
Tradisi yang telah mengakar turun temurun yang sangat mungkin terjadi karena ilham atau petunjuk yang diperoleh saat laku batin,sehingga tuhan membuka tabir gaib yang menunjukkan kisah yang patut diteladani dari nabi dan rosul yang merupakan tokoh tokoh spiritual yang diabadikan dalam kitab kitab

Malam satu suro
Malam satu suro
Pada saat mendarat dipegunungan dan pada saat itulah perbekalan bahan pangan menipis hingga tersisa sedikit sedikit dari berbagai biji bijian,yang kemudian dikumpulkan dan dimasaklah tuju jenis biji bijian sebagai simbol angka tuju yang berarti tujuan atau dalam bahasa jawa angka tuju menjadi pitu yang berarti pitulungan atau pertolongan,dan bubur dari bahan tuju biji bijian tersebut kemudian dinamakan Bubur suran yang menyimpan makna simbolis atau filosofi yang mendalam,dimana bubur tersebut dibuat sebagai ungkapan rasa syukur terima kasih kepada Tuhan  yang telah memberi pertolongan sehingga selamat dan sampai tujuan

Tradisi yang baik yang diajarkan Nabi Nuh Alahi wa salam,yang diyakini berhubungan erat dengan Tanah Jawa atau kejawen,yang mana bahtera atau kapal Nabi Nuh Alaihi Wa Sallam terbuat dari kayu jati jawa,menjadi tradisi budaya kejawen yang turun menurun
Sungguh luar biasa Ilmu Para ahli winasis kejawen sehingga mengetahui hubungan erat Nabi Nuh Allaihi Wa Salam dengan jawa,sehingga ajaran beliau masih dipelihara hingga saat ini sebagai salah satu piranti persembahan kepada Sang Maha Kuasa
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo

Sabtu, 24 Oktober 2015

Ritual kejawen malam jumat kliwon

Ritual kejawen malam jumat kliwon yang diadakan Ki Rekso Jiwo dipadepokan mustika jiwa berbeda dengan malam malam jumat lainnya yang biasanya hanya dilakukan wejangan ilmu ilmu kejawen dan doa bersama membuka aura energi positif diri agar kemudahan dalam hidup menaungi seluruh anggota padepokan yang aktif dalam ritual malam jumat.
acara yang dipimpin langsung guru spiritual padepokan,dengan wejangan pemahaman hakekat ilmu ilmu kejawen yang dibabar langsung agar anggota dapat memahami berbagai macam keilmuan yang diajarkan dengan lebih mudah untuk dikuasai


Ritual kejawen malam jumat kliwon lebih menekankan penyucian diri dengan mandi jamas dan jamasan lidah atau menjilat besi membara yang dibakar dianglo tanah dengan bara api arang,dimana ritual kejawen tersebut berguna untuk membersihkan seluruh unsur manusia yang terdiri dari tanah,api,angin,dan air yang disimbulkan dengan serangkaian alat ritual
unsur tanah disimbolkan dengan tempat pembakaran atau anglo
simbul api disimbulkan dengan bara api arang
angin disimbulkan dengan bunga bungaan yang wanginya terbawa angin
sedangkan air disimbulkan dengan air siraman untuk mandi dan minum setelah ritual jamasan lidah
Ritual kejawen malam jumat kliwon
Ritual kejawen malam jumat kliwon

Fungsi Ritual kejawen malam jumat kliwon merupakan penyatuan empat unsur alam semesta yang berada dalam diri manusia,sehingga perlu diingat atau diperingati agar menyatu dan selaras dalam diri sehingga fungsi empat elemen alam tersebut dapat berfungsi optimal dalam kehidupan sehari hari
fungsi tanah sebagai kekuatan penyangga,api sebagai semangat,angin sebagai pembawa harapan dan air yang mensucikan kotoran,oleh sebab itulah perlu diuri uri atau diperingati agar manusia selalu ingat bahwa manusia manifestasi alam semesta yang menyatu baik didalam maupun diluar tubuh manusia

Dengan demikian ritual kejawen malam jumat kliwon bukan hanya mengolah kanuragan namun hakekat kawaskitan atau kasepuhan kejawen,karena jika dilihat sekilas merupakan sebuah atraksi keberanian dan kekebalan dalam menjilat besi membara,namun sesungguhnya menyimpan filosofi mendalam dan membutuhkan pemahaman agar memperoleh kawaskitan dengan memahami hakekatnya sehingga dunung atau faham secara mendalam

Pada dasarnya memang ajaran kejawen menekankan pada pengenalan diri atau pemahaman jati diri manusia dan melatih potensi terpendam yang dimiliki agar bisa digunakan dalam kehidupan sebagai petunjuk jalan untuk membantu kehidupan menjadi lebih mudah,aman serta tentram damai.
sehingga mampu menjadi penunjuk jalan orang orang sekitar yang membutuhkan solusi hidup yang dihadapi dengan mental dan pengalaman yang terlatih

Dalam ritual kejawen malam jumat ada patrap patrap yang harus dilakukn dengan benar agar prosesi ritual berjalan lancar tanpa gangguan atau halangan suatu apa,dari urutan acara,sikap tubuh maupun patrap doa harus sesuai dengan aturan,latihan kedisiplinan yang diajarkan oleh leluhur leluhur kejawen berdampak sangat baik dalam membentuk pribadi yang disiplin dan tepat guna.
disamping menyimpan daya supranatural tinggi juga spiritual yang dapat dilihat secara nyata

Maka dari itulah sangat penting Ritual kejawen malam jumat kliwon diadakan guna nguri uri kabudayan jawi atau menjaga dan mempertahankan budaya jawa/nusantara,yang menyimpan ajaran ajaran luhur dan filosofi yang mendalam
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo

Kamis, 22 Oktober 2015

Wahyu keprabon mataram binangun

Wahyu keprabon mataram binangun menurut ki Rekso Jiwo bisa juga disebut wahyu mahkota rama,yang mana wahyu tersebut merupakan tanda dimana seseorang yang masih keturunan raja yang secara gaib memperoleh restu alam semesta untuk menggantikan kedudukan raja yang meninggal,agar pemerintahan tetap berjalan dan kerajaan tidak kehilangan pemimpin utama yaitu raja
Wahyu keprabon mataram binangun
Wahyu keprabon mataram binangun

Oleh sebab itu jika raja yang bertahta hendak mangkat atau meninggal dunia akan keluarlah cahaya atau wahyu mahkota rama atau wahyu keprabon mataram binangun untuk diwilayah jawa menyebutnya,dan hanya anak keturunan rajalah yang dipilih oleh alam dan dinaungi atau dimasuki wahyu tersebutlah yang mampu memegang tampuk pimpinan sebagai raja penerus yang mengantikan raja yang mangkat kembali kehadirat sang yang maha kuasa

Seperti halnya pada masa sebelum Susuhunan Paku Buwana ke XII atau raja kraton  kasunanan solo mangkat,dalam kondisi sakit,banyak ahli kebatinan yang mengetahui jika wahyu keprabon mataram binangun sudah lepas dari raga sang raja kasunanan,menandakan jika sudah waktunya wahyu keprabon mataram binangun mencari orang terpilih sebelum mangkatnya sang raja

Bersama dengan wahyu keprabon mataram binangun,membawa wahyu wahyu yang lain keluar dari alam gaib,mencari manusia manusia yang terpilih oleh alam karena ketulusan dan genturnya tapa brata atau tirakat,
Waktu itu menginjak akhir tahun 2003,dimana Ki Rekso jiwo muda dalam kondisi gentur genturnya tirakat dan jelajah dikawasan pengging banyu dono,dimana kawasan tersebut merupakan wilayah kraton pengging yang banyak sekali terdapat umbul atau mata air yang jernih dan merupakan tempat yang sangat ideal untuk melakukan kungkum

Suatu malam datanglah mimpi yang tergolong puspa tajem atau benar benar baik memasuki alam bawah sadar,dimana digambarkan BULAN PURNAMA yang terang benderang dengan kilau keemasan,sungguh indah mempesona,jiwa,namun tiba tiba jatuh meluncur dengan cepat kebawah dan dengan sigap Ki Rekso Jiwo menangkapnya dengan kedua tangan hingga bulan berada dalam pelukan,dan dengan sekejap bulan purnama yang mempesona masuk kedalam dada.
Mimpi tersebut membuat semakin giat semangatnya melakukan tirakat air,baik kungkum atau sekedar mandi jinabat malam diumbul Gumuling.
Wahyu keprabon mataram binangun
Wahyu keprabon mataram binangun

Diumbul gumuling menjadi tempat yang sangat akrab hingga tiap malam minimal mandi jinabat dan sering kali ritual kungkum dilakukan,hingga memperoleh banyak sekali pengalaman gaib,disamping harus tertawa dalam hati melihat abdi dalem kraton yang keladuk kurang duga yang mengatakan bahwa dia mencari dan mengambil wahyu keprabon mataram binangun.
Diantara pengalaman yang diperoleh saat kungkum,dalam kondisi berada pada papan tanpa kiblat yang sudah tidak merasakan apa apa dan entah dimana,datanglah dua tangan besar mengangkat tubuh keatas yang tadinya dalam kondisi berada didalam air,serasa berada didarat,dengan sigap dan cekatan memakaikan busana komplit seperti saat resepsi nikahan namun lebih bagus dan berwibawa,kemudian diberilah sebuah gelar,"ngger jenengmu Ratu alit"
menyadari bukan turunan atau trah kerajaan,inilah wahyu yang lain dimana wahyu keprabon mataram binangun membawa atau menggugah wahyu wahyu yang lain keluar dari alam gaib
diantara yang lain,ada sebuah pengalaman gaib tatkala sedang doa bersama yang tiap malam diadakan diumbul gumuling,dimana hadirlah pisowanan agung atau pertemuan agung yang mana sebagi pimpinan atau raja yang duduk disinggasana adalah Gusti Susuhunan Paku Buwana X
yang sebelumnya suasana riuh angin dan berbagai macam perwujudan gaib berubah menjadi manusia,dan duduk bersila menghadap sang raja

Dan setelah pengalaman pengalaman gaib tersebut,ada seseorang yang menawarkan batu berukir mahkota yang kemudian dipakai sebagai tugu mahkota yang berada ditengah kolam kungkum dipadepokan jagad supranatural Mustika jiwa,surakarta,yang mana merupakan kenangan sekaligus tempat mengembleng orang orang yang berniat serius dalam ilmu batin,sehingga benar benar bisa diandalkan dalam membantu kesulitan orang orang yang membutuhkan
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo


Sabtu, 03 Oktober 2015

Keampuhan Jimat

Keampuhan jimat enurut Ki Rekso Jiwo disaat ini sangat berbeda dengan keampuhan jimat dijaman dahulu,disamping jaman dahulu jimat diperoleh melalui hasil tirakat yang kontinyu atau terus menerus dilakukan seseorang dalam keseriusan bermunajat ditempat tempat keramat.bahkan dengan kesungguhan doa siang dan malam seperti para dewa, nabi,Ulama maupun kaum spiritualis
Dijaman yang serba instan seperti sekarang ini,banyak sekali orang tidak mau melakukan ritual dengan sungguh sungguh,bahkan hanya meminta jimat secara instan tanpa mau mensinkronisasikan dengan dirinya dengan puasa atau tirakat,bahkan cara merawatanpun diabaikan
Keampuhan jimat
Keampuhan jimat

Tentunya hasilnya jauh berbeda dan bahkan jika tidak memahami cara merawatannya dengan benar maka dimungkinkan khodamnya akan lari atau pergi meninggalkan wadahnya,sehingga jimat tersebut kehilangan keampuhan jimatnya

Jimat berasal dari kata barang siji kerumat artinya barang satu yang terpelihara,bagaimana cara merawat atau memeliharanya dengan sering memegangnya,jika kotor dibersihkan dan diberi minyak.
Seperti halnya Hewan yang baru saja didapat baik dari alam atau beli butuh waktu untuk mengenal majikannya,dengan sering memeganginya,membersihkan kotoran yang menempel,dan sering memberi makan dengan rutin tentunya proses pengenalan menjadi ikatan batin yang kuat,sehingga saat dibutuhkan dapat berfungsi sesuai dengan yang diinginkan

Sebagai jimat atau barang yang kita rawat dengan baik,dengan kata lain disayangi tentunya tidak akan sembarangan orang boleh mengetahuinya,apa lagi menyentuhnya.
karena jika jimat tersebut diberi tahukan atau ditunjukan orang lain,pasti ada dua hal
1.rasa sombong untuk menunjukan bahwa memiliki jimat yang bagus
2.tidak memercayai kemampuan jimat yang dimiliki
dua hal yang niatannya dapat dinilai sebagai pantangan,dapat berpengaruh menghilangkan keampuhan jimat yang dimiliki

Bisa juga jimat tetap berfungsi dengan baik,dan suatu saat ada orang yang iri atau keinginan untuk memiliki daya kekuatan yang tersimpan didalamnya,maka jimat atau hanya isinya dapat diambil dengan energi supranatural yang bernama aji pangirupan doyo.
sehingga keampuhan jimat tahu tahu hilang

Pantangan lain dalam merawat keampuhan jimat agar berfungsi seperti yang diinginkan atau agar tidak kehilangan daya khasiatnya dengan melepasnya jika hendak memasuki WC.karena keampuhannya akan hilang dikarenakan jimat merupakan kristalisasi doa permohonan kepada Tuhan dan alam semesta,sehingga tidak mau berada ditempat kotor

Ada lagi yang terakhir yang perlu diperhatikan adalah jangan membawa jimat ketempat layatan orang meninggal,terlebih orang yang meninggal matinya susah karena karma selama hidupnya sering menyusahkan orang,tentunya energi jimat akan terkontaminasi energi negatif pada mayat,yang menyebabkan keampuhan jimat sirna demikian cara merawat jimat yang bisa kami utarakan
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo

Rabu, 30 September 2015

Cinta gendruo

Cinta gendruo yang menyebabkan bertemunya seorang wanita dengan Ki Rekso jiwo,pada tahun 2005 lalu ada seorang wanita yang dicintai gendrowo hingga sering diajak bersetubuh dialam mimpi,awalnya hanya dianggap sebagai bunga tidur walaupun setelah terbangun terjadi pendarahan yang dianggap menstruasi biasa.

Cinta Gendruo atau genderuwo sering terhubung dialam mimpi,walaupun terkadang nampak bayangan besar meniup niup maupun menindih tubuh wanita tersebut,karena nafsu jin yang bernama genderuwo sangat besar sehingga sering kali mengajak berhubungan badan tanpa bisa dilawan
walaupun awalnya berusaha dilawan,namun tiada berdaya dan terjadilah hubungan badan,lama kelamaan hal itu dianggap biasa oleh janda muda beranak dua tersebut

Lambat laun tumbuhlah Cinta gendruo dengan janda muda tersebut,walaupun genderuwo menjanjikan bantuan jika janda muda tersebut kesulitan,namun keadaan ekonomi yang menuntut wanita tersebut mencari kebeberapa penasehat spiritual agar kehidupannya lebih mapan.
Hingga akhirnya bertemu dengan Ki Rekso Jiwo atas saran teman dari mulut kemulut.

Setelah semuanya terbuka bahwa Cinta gendruo tersebut harus bertanggung jawab,karena si janda muda enggan untuk melepaskannya disebabkan sedikit banyak memberi kemudahan.
Karena keinginan janda muda tersebut demikian,maka Ki Rekso Jiwo berusaha mendesak agar Gendruo tersebut lebih aktif dalam membantu ekonomi.
Cinta gendruo
Cinta gendruo

Awalnya Ki Rekso Jiwo tidak mengetahui makam Kyai Kidang wulung yang berada didesa jetak,dibelakang pabrik rokok kerbau.untuk sekarang ini ancer ancer menuju makam Kyai Kidang Wulung lebih mudah,yaitu dijalan solo-porwodadi terdapat jalan tol,sebelum jalan tol kanan memasuki kampung,mengikuti jalan perkampungan yang akan berakhir dimakam Kyai kidang wulung.
jika sudah memasuki area makam,dapat mengikuti jalan memutari makam hingga tanah lapang,letaknya disebelah pojok barat utara makam.
Cinta gendruo
Cinta gendruo

Makam sederhana yang dipagar pendek,terdapat 5makam dan uniknya panjangnya antara5 sampai 6 meter.tak banyak orang tahu sejarahnya makam Kyai Kidang wulung,masih banyak terjadi simpang siur,dan Ki Rekso Jiwo pun hanya mendapat gambaran batin dari trawangan yang dilakukan yaitu terdapat rumah yang terbuat dari kayu dan terlihat kakek kakek yang bertubuh agak gemuk,agak pendek,rambutnya pendek dan memakai baju ihkrom seperti baju naik haji atau pertapa hindu,namun jika pertapa hindu biasanya rambutnya panjang dan digelung

Maklum jika saat itu hanya itu informasi yang bisa dikorek,karena kembali tentang kisah Cinta gendruo dengan janda muda beranak dua
Diketahui jika tempat tinggal gendruo tersebut berada dipohon randu alas disebelah selatan makam Kyai Kidang wulung,pohon randu alas atau randu lanang (laki laki) yang sampai saat ini hanya berbunga namun tidak berbuah seperti pohon randu pda umumnya
Randu alas merupakan tempat favorit jin genderuwo bersemayam atau bertempat tinggal,disamping pohon randu alas,pohon bambu  dikenal merupakan tempatnya tinggal favorit untuk jin jenis ini
Cinta gendruo
Cinta gendruo

Dengan membawa beberapa sesaji diantaranya bunga telon,dupa,kendi kecil berisi air yang diambil dari kraton solo dan sesaji lain sesuai dengan permintaan gendruo tersebut dibawa kepohon randu alas agar genderuwo mampu membantu kemudahan ekonomi sijanda.

Semenjak itu kehidupan sijanda berangsur angsur meningkat,segala usaha dimudahkan namun Ki Rekso tidak meminta imbalan,hanya menyarankan jika memperoleh rejeki besar selayaknya bancakan atau syukuran

Awalnya memang bertujuan membantu mengentaskan dengan cara yang wajar mengunakan ilmu penglarisan atau pengasihan,namun sijanda menghendaki cara seperti ini,dan disaat keadaan sudah mapan dan memiliki modal usaha yang cukup,Ki Rekso Jiwo menghendaki untuk menghentikan cara ini dan mengunakan cara yang lebih baik agar hartanya kelak dapat dinikmati anak cucu dengan tenang tanpa resiko.
disamping memberi cara dan mengajarkan beberapa keilmuan untuk membantu sesama
namun sijanda tidak mengindahkan nasehat tersebut,maka Ki Rekso jiwo pun meninggalkan dan tidak memperdulikannya.
walaupun ada kabar terakhir sijanda menjadi dukun perewangan dibantu jin genderuo dari makam Kyai kidang wulung
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo

Selasa, 29 September 2015

Perjuangan pangeran Diponegoro

Perjuangan pangeran diponegoro menurut Ki Rekso Jiwo saat melawan belanda banyak sekali dibantu dari berbagai fihak,terlebih Raja Kraton surakarta Paku Buwono IV,yang mana tidak serta merta terlihat namun memberi banyak sokongan prajurit dan abdi dalem kraton
Perjuangan pangeran diponegoro
Perjuangan pangeran diponegoro

Salah satunya adalah Almarhum Kyai Ageng Saidiman yang dimakamkan didesa kenteng godok,mulur sukoharjo,makam yang berada dipinggir waduk mulur sebelah timur yang mana jika musim penghujan jalan menuju kemakam beliau terendam genangan yang memperbesar volume air waduk tersebut

Kyai Ageng Saidiman merupakan pejuang yang membantu Perjuangan pangeran diponegoro disaat melarikan diri dan bersembunyi diwilayah kekuasaan Kraton solo dari kejaran pasukan belanda.

Tak banyak yang mengenal sehingga jarang orang mengenang jasa beliau dalam membantu Perjuangan Pangeran Diponegoro,namun dalam dunia spiritual maupun supranatural ternyata lumayan terkenal juga karena karisma dan kemampuannya dalam olah batin sehingga mampu menjadi pasukan yang tangguh 
Disamping itu banyak orang didunia spiritual yang berziarah bahkan ada yang tirakat nepi dimakam beliau

Suasana nyaman dan jauh dari perkampungan yang mana terlihat hamparan persawahan tatkala musim kemarau seperti ini dan luasnya waduk yang terlihat dari makam Kyai Ageng Saidiman,walaupun Ki Rekso jiwo beserta keluarga dan rombongan berziarah dalam kondisi malam yang gelap,namun samar samar masih terlihat keindahan suasana disitu
Perjuangan pangeran diponegoro
Perjuangan pangeran diponegoro
Perjuangan pangeran diponegoro

Letak makam dari kelurahan mulur atau obyek wisata waduk mulur kearah timur kurang lebih setengah kilo,lalu ada gapura desa kenteng godok kiri jalan,kiri masuk kampung,kemudian gang pertama kiri dan lurus mentok sampai dilokasi makam Kyai Ageng Saidiman.

Melihat keadaan makam yang jumlahnya sedikit kemungkinan makam tersebut merupakan makam keluarga,karena sebelum menuju ke makam beliau melewati makam umum yang lebih banyak dari makam ini
Setibanya disana sudah ada dua orang laki laki dan perempuan atau suami istri,yang mana laki laki berasal dari Cirebon dan istrinya dari daerah Gemolong sragen.
entah apa yang diinginkan mereka berdua yang lebih dari sebulan berada disana dan menurut penuturannya sudah lumayan lama berpindah pindah lokasi Tirakat 

Karena bukan urusan kami untuk mencampuri,namun kami hanya bisa mendoakan agar keinginan mereka segera tercapai,selanjutnya kami memasuki cungkup yang terlihat kecil karena pendek,namun dapat menampung banyak orang,walaupun tidak etis jika cungkup ini dipenuhi orang.
Didalam cungkup yang berdinding kayu didalamnya terhampar kain mori menutupi makam dan dinding kayu yang terasa hangat dan nyaman,mengenang jasa pejuang yang membantu Perjuangan pangeran Diponegoro dengan mendoakan agar dosa dan kesalahan Kyai Ageng Saidiman Diampuni dan memperoleh tempat yang layak disisi Tuhan Sang Maha Kuasa sesuai amal dan perbuatannya
dan diakhiri dengan menabur bunga diatas dua pusara yang berada didalam cungkup
 nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo


Senin, 31 Agustus 2015

Makam Presiden RI -2

Makam pak harto dan keluarga terletak di Giri Bangun,Ki Rekso Jiwo Berziarah diMatesih kabupaten karang anyar,Makam presiden RI yang ke-2 sebelum berziarah diharuskan untuk melapor dipos keamanan,keamanan yang lumayan ketat disertai cctv untuk mengamankan lokasi,maklum makam mantan orang nomor satu diindonesia

Makam Pak Harto
Makam Pak Harto
Walaupun makam Pak Harto keamanan ketat namun sangatlah nyaman untuk berwisata sekaligus berziarah,disamping letaknya didaerah pegunungan lawu namun salah satu fungsi keamanan disitu untuk menjaga keamanan dan kenyamanan peziarah

Bangunan yang tertata apik,pepohonan dan bunga bunga yang bermekaran sangat menentramkan hati
sebelum memasuki Makam Pak Harto mata dimanjakan dengan pajangan batu gesper atau akik yang ukurannya sangat besar,bentuk alami yang dipoles halus untuk memperlihatkan motif warna batu.
Batu alam yang biasanya digunakan sebagai batu cincin atau bandul,nampak mempesona sebagai penyambut selamat datang bagi peziarah Makam Pak Harto

Makam Pak Harto
Makam Pak Harto
Ki Rekso jiwo berulang kali Ziarah kemakam Pak Harto seperti halnya ke Makam makam yang lain sesuai dengan petunjuk batin yang menuntunnya untuk berziarah sekaligus sebagai refreshing disela sela kegiatan dalam membantu sesama dalam permasalahan hidup dan dunia supranatural

Sosok Bapak Soeharto yang memiliki wibawa yang luar biasa yang didampingi Bu Tien atau ibu Siti Hartinah yang secara spiritual memegang song song agung atau payung agung yang melindungi dan mengayomi pemerintahan Presiden Republik Indonesia
Hingga mampu memimpin negri indonesia sebagai Presiden terlama selama kurang lebih selama 30 tahun,dari tahun 1968 sampai 1998

Pada tahun 1998 Bu Tien meninggal dunia,secara otomatis secara spiritual dapat dilihat bahwa Pak harto tidak lagi dibawah perlindungan song song agung atau bisa dikatakan wahyu Keprabon (wahyu pemimpin) sebenarnya merasuk dalam jiwa raga Bu tien,dengan meninggalnya Bu tien secara otomatis wahyu keprabon oncat atau pergi

Makam Pak Harto
Makam Pak Harto
Memasuki Makam Pak Harto para pengunjung dibatasi waktunya agar peziarah yang lain yang datang dari berbagai pelosok daerah diindonesia yang hendak ziarah dapat dengan tenang bersama rombongan untuk mendoakan arwah Pak harto,bu Tien dan orang tuanya maupun berfoto foto.
setelah selesai berdoa Ki Rekso jiwo melihat anak buahnya yang masih keturunan Mangkunegaran yang berhubungan darah jauh dari bu tien,kemudian dikeluarkan kamera digital dan mengabadikan momen doa tersebut.
tapi disaat hendak meminta gantian untuk berfoto,ternyata tidak diperbolehkan untuk berfoto foto,karena dimakam Pak Harto terdapat banyak juru Foto yang menjual jasa Foto.
Ki Rekso jiwo pun tersenyum

Tujuan Ziarah adalah mendoakan arwah arwah yang telah meninggal dan dimakamkan disitu agar diampuni segala kesalahan dan dosa dosa serta mendapat tempat yang terbaik disisinya.
karena begitu banyak jasa jasa beliau dalam membangun indonesia
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo


Selasa, 25 Agustus 2015

Makam Raden Ngabehi Ronggo Warsito

Makam Raden Ngabehi Ronggo Warsito yang diziarahi Ki Rekso Jiwo berada di desa palar kecamatan Trucuk kabupaten Klaten yang berada disebelah selatan barat kota surakarta,makam yang bersemayam pujangga Kraton solo yang terakhir dari generasi kegenerasi pujangga besar kraton kasunanan solo
Makam Raden Ngabehi Ronggo Warsito
Makam Raden Ngabehi Ronggo Warsito

Pujangga Terakhir yang sangat fenomenal karena keampuhan mata batinnya hingga memiliki kemampuan mengetahui yang belum terjadi atau dalam bahasa jawa biasa disebut Ngerti sak durunge winarah

Banyak Keampuhan ramalannya yang terbukti kebenarannya diantaranya ramalan akan kemerdekaan Indonesia maupun pemimpin pemimpin yang menjadi penguasa atau pemimpin negri Indonesia ini,bahkan didalam kitab tulisannya terdapat ramalan yang menceriterakan kapan waktunya Raden ngabehi Ronggo Warsito akan menghadap Yang maha Kuasa

Keampuhan Ramalan yang ditorehkan akan kemerdekaan membuat banyak orang yakin dan membuat jiwa besar rakyat indonesia bersabar dalam menghadapi ujian hidup yang disiksa belada dengan program tanam paksa ataupun penyiksaan penyiksaan dimasa penjajahan,
setelah banyak terbukti maka banyak yang mengakui dan menziarahi Makam Raden Ngabehi Ronggo Warsito
Makam Raden Ngabehi Ronggo Warsito
Makam Raden Ngabehi Ronggo Warsito
Makam Raden Ngabehi Ronggo Warsito juga diziarahi presiden Bung Karno dan Gus Dur pada saat menjabat sebagai Presiden,kedua tokoh Presiden yang kental dengan Kejawen dan memiliki karisma tinggi yang mengakui kemampuan Pujangga terakhir Kraton solo sebagai manusia yang memiliki kemampuan linuwih dalam Manunggaling Kawula Gusti sehingga mampu Ngerti sak durunge winarah yang banyak terbukti keampuhan ramalannya

Tentunya tidak mengherankan jika makam beliau sering diziarahi berbagai kalangan terlebih paranormal maupun penganut ajaran spiritual kejawen hingga diziarahi presiden dan bahkan banyak yang melakukan ritual tertentu selama beberapa hari hingga lebih dari sebulan.
karena keyakinan dan kemantapan setiap individu berbeda dalam melakukan olah spiritual

Pengalaman berziarah diMakam Raden Ngabehi Ronggo Warsito tentunya berbeda dengan yang lainnya karena etika maupun tata krama atau aturan dalam berziarah setiap orang berbeda beda,dan prinsip Ki Rekso Jiwo dalam berziarah sangat sederhana yaitu mendoakan agar arwah diampuni dosanya dan mendapat tempat yang baik disisiNya

Makam Raden Ngabehi Ronggo Warsito
Makam Raden Ngabehi Ronggo Warsito
Karena tujuan utama ziarah adalah untuk mendoakan,mengenang,mengambil hikmah kehidupan almarhum dan menyadari jika kematian adalah pasti datang kepada siapa saja tanpa terkecuali
sehingga manusia ingat akan Kuasa Tuhan Yang maha Kuasa atas segala sesuatu
dan jikalau dalam ziarah mendapat anugrah tuhan dengan kemampuan supranatural hanyalah bonus karena ketulusan dalam berziarah

Mungkin spiritual atau paranormal yang datang ke Makam Raden Ngabehi Ronggo Warsito banyak yang memperoleh anugrah piandel berupa benda pusaka seperti selo aji (batu akik),wesi aji (keris,tombak atau benda dari logam) atau mungkin benda benda mustika yang antik dan ampuh
Namun tidak untuk Ki Rekso Jiwo,pada saat datang dan duduk bersila tidak ada apa apa dan setelah selesai dari khusuknya doa,didepan terdapat terdapat sebutir permen yang masih terbungkus plastik

Dengan tersenyum diambillah permen tersebut kemudian dibuka plastik pembungkus dan diemut,dalam penuturan jawa,permen berarti dikon ngemat ngemut kahanan jati atau disuruh mengingat keadaan yang sejati
                                              ''Sendiko Dawuh yang"

nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo



Jumat, 24 Juli 2015

makam Syeh Kuro

Prabu Sili wangi Menurut Ki Rekso Jiwo ber hubungan erat dengan syeh kuro yang merupakan mertua beliau,Ziarah dikarawang jawa barat,sebuah makom syeh kuro atau kyai syeh Hasanudin beserta syeh Bentong salah satu murid beliau
tepatnya dipulo bata,pulau kelapa,kabupaten Karawang
Ziarah dikarawang
Ziarah dikarawang
Tempat yang sangat nyaman untuk melantunkan doa doa,sehingga banyak sekali yang memiliki hajad dan berdoa kepada tuhan secara sungguh sungguh ditempat ini memperoleh kemudahan,didukung suasana yang nyaman sehingga menambah khusuknya doa

Melalui mata batin Ki Rekso Jiwo saat mengunjungi dan berziarah dikarawang,dimakom syeh kuro ini nampak bahwa disini adalah makom atau petilasan dimana kyai syeh Hasanudin atau syeh kuro pernah singgah dan mengajarkan agama islam atau menyebarkan ajaran islam ditanah pajajaran pasundan

Ziarah dikarawang
Ziarah dikarawang
Kyai syeh Hasanudin merupakan ulama dari negri campa yang menyebarkan ajaran islam dinegri pajajaran tempo dulu
hingga memiliki anak yang bernama putri Subang Larang dan dipersunting oleh Raden Pemanah Rasa atau Raden munding wangi atau Raja pajajaran yang bergelar prabu Siliwangi
Dan pada saat dahulu belum banyak yang mengenal Syeh Hasanudin untuk berguru kepadanya namun semenjak cucunya Putri dari Subang larang dan Prabu siliwangi yaitu putri Rara santang memperoleh pengajaran agama dari beliau,barulah dibuatlah sebuah pondok pesantren pengkajian ajaran islam

Ziarah dikarawang yang sering kali dilakukan Ki Rekso Jiwo ditempat ini untuk mengenang dan mendoakan leluhur yang telah berjasa dalam menyebarkan ajaran kedamaian diwilayah pajajaran


Ziarah dikarawang
Ziarah dikarawang
Biasanya Ziarah dikarawang ini ramai dilakukan pada malam sabtu,berbagai peziarah dari berbagai kota tumpah ruah untuk melakukan Tawasullan dimakom ini,namun kali ini Ki Rekso membutuhkan ketenangan sehingga berziarah pada waktu sore hari dan tidak pada malam sabtu,agar dalam mendoakan dan bermeditasi lebih tenang dan nyaman

Beberapa waktu dan kembali ketempat ini sudah banyak perbedaan tempat,ada beberapa bangunan baru yang dibangun,menandakan pesatnya kemajuan karena pengunjung bertambah dan semakin terjaganya kondisi tempat ini

Ziarah dikarawang
Ziarah dikarawang
Mengamati  sambil menikmati keindahan keadaan sekitar yang membuat rasa tentram damai,berziarah dikarawang ini.
mendoakan arwah para waliullah yang bersemayam untuk mencari wasillah dengan bertawasul ditempat syeh kuro dan syeh bentong

Kiranya seperti itulah tata cara yang sering dilakukan dalam berZiarah dikarawang,dilihat dari banyaknya bangunan yang bertuliskan majelis dzikir dari berbagai tempat


Sangatlah indah tempat ziarah religi ditempat ini yang mana tidak hanya disuguhi pemandangan nan indah juga bangunan yang berseni serta bisa menikmati kolam ikan dibelakang masjid yang terasa adem

Ziarah dikarawang
Ziarah dikarawang
Tak afdol jika berkunjung ke kota kabupaten karawang tidak mengunjungi tempat ziarah dikarawang satu ini,dan suatu saat nanti insya allah akan dapat bertatap muka langsung dengan Ki Rekso jiwo solo disana
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo

Senin, 20 Juli 2015

Jelajah karawang napak tilas bung karno

Jelajah karawang napak tilas bung karno bersama ki Rekso jiwo menyusuri kota pelopor perjuangan yang mana jaman dahulu Ir Soekarno presiden indonesia pertama dibuang diRengas dengklok karawang dan berhasil menyatukan pemuda direngas dengklok dan nusantara hingga dibuatlah monumen kedaulatan tekad
tak hanya sampai disitu pula,mengenang perjuangan rakyat yang melindungi pejuang dari penjajah belanda hingga pembantaian besar besaran terjadi dikarawang tepatnya di Cibuaya yang dijadikan situs perjuangan

jelajah karawang
jelajah karawang
Jelajah karawang napak tilas bung karno mengunjungi Monumen kedaulatan tekad yang diwilayah tersebut dikenal dengan tugu bojong yang setiap hari ramai dikunjungi warga sekitar untuk bersantai maupun bercengkrama menikmati suasana taman bernuansa perjuangan,dan tempat dimana presiden soekarno dibuang tidak jauh dari situ.
menjelajahi kota karawang dari perjuangan sekaligus berdoa diklenteng/vihara diRengas dengklok,mengenal tradisi china yang dahulu menjadi sahabat dalam perjuangan RI walaupun sebagai pendatang namun menyadari pentingnya kemerdekaan RI,

Bertemu dengan pengurus Klenteng atau Vihara bapak encis yang mengajarkan cara ritual sembahyang komplit sesuai adat dan tradisi cinaatau thiongwa,yang dimulai dengan membakar dupa,menghormati dewa dewa yang jumlahnya cukup banyak dan susah untuk dihafalkan karena berbahasa mandarin,hingga membakar kertas sembahyang untuk memungkasi acara sembahyang

Jelajah karawang Ki Rekso jiwo hingga diklenteng sempat bertemu dengan Suhu klenteng yang asli kalimantan yang ahli kanuragan atau tatung,namun karena sungkan dan sibuk bermain dengan putranya Ki Rekso Jiwo maupun Sang Suhu sama sama sungkan dan hanya mengunakan bahasa batin untuk menghormati satu sama lain
jelajah karawang
jelajah karawang Ki Rekso jiwo


Melalui penuturan dan bimbingan bapak ecis yang merendah walaupun telah lama mengabdi divihara tersebut dari penuturan hingga mencermati keprigelannya dalam menyiapkan perlengkapan sembahyang dari awal hingga akhir upacara sembahyang
prosesi sembahyang yang diawali menyalakan lilin,membakar dupa yang jumlahnya puluhan yang diletakkan pada wadah dupa didepan tiap tiap patung dewa,hingga acara terakhir membakar kertas sembahyang sebagai penutupan sembahyang yang lumayan banyak dan yang unik adalah setumpuk kertas sembahyang seperti kertas folio yang berwarna kuning dan bertuliskan hu diputar dengan kedua tangan dengan cepat hingga membentuk bunga lotus oleh pak ecis.
kemudian dilipat yang kemudian dibakar dari dalam dibawa keluar menuju tempat pembakaran yang berbentuk kendi labu atau kendi arak dalam film dewa mabuk
Cukup lama Ki Rekso bersama keluarga singgah ditempat itu hingga banyak sekali wawasan baru yang menambah reverensi tentang budaya dan agama lintas batas.

jelajah karawang
jelajah karawang Ki Rekso Jiwo
Tidak afdol rasanya jika Jelajah karawang Ki Rekso jiwo mengunjungi tempat ibadah dan tidak melaksanakan ibadah sesuai dengan tatacara disana walaupun lafal doa diucapkan sesuai dengan keyakinan berbeda
Karena sembahyang pada intinya sama yaitu Menyembah Sang Maha Kuasa apapun sebutannya yang terpenting adalah keyakinan dalam jiwa dalam mengingat dan menjaga ketentraman dunia sehingga menciptakan dunia lebih baik

MEMAYU HAYUNING BAWONO
Karena Tuhan adalah esa dan memenuhi seluruh ciptaannya,sehingga apapun yang ada didunia ini terdapat dzatullah
nomer whatshap 089666616661 Ki Rekso Jiwo